Cari Blog Ini

Rabu, 09 November 2011

Siswa SMK Sulap Sepeda Bekas Jadi Fixie

Syaiful dengan sepeda Fixie rakitannya

Siswa kelas XII SMKN 3 Boyolagu, Tulung Agung, Jawa Timur, Ahmad Syaiful Anwar, berhasil menciptakan sepeda fixie dengan memanfaatkan besi bekas. Berkat karyanya, Syaiful sudah menghasilkan jutaan rupiah. Sepeda fixie yang terangkai dari besi bekas ini berawal dari hobi Syaiful yang suka mengutak-atik sepeda.

"Saya tidak malu membeli sepeda bekas. Sepeda gunung lawas saya ambil lagrangan-nya (rangka), kemudian saya las ulang. Sepeda fixie ini juga dari besi bekas tadi," ucap Syaiful bangga saat ditemui di acara Jawara SMK se-Jatim di Empire Palace, Rabu (2/11/2011).

Syaiful mengaku sering berburu sepeda bekas yang masih memiliki rangka berkualitas baik. "Sebelumnya, saya juga sudah ciptakan sepeda balap, gunung, dan BMX," kata Syaiful.

Hingga saat ini, sudah 25 sepeda karya Syaiful yang laku. Selain bisa disesuaikan dengan permintaan pembeli, kualitasnya juga tak kalah dengan sepeda fixie bermerek.

Syaiful melepas sepeda karyanya di pasaran dengan harga antara Rp 900.000 dan Rp 1,2 juta. Untuk satu sepeda, ia hanya mengambil untung rata-rata Rp 100.000.

"Kami rakit sendiri. Untuk ngelas ke bengkel teman. Memang harus telaten. Setidaknya, jika sepeda makin diminati, bisa mengurangi polusi dan menyehatkan," ujar Syaiful.


Source: http://edukasi.kompas.com/read/2011/11/02/1521014/Siswa.SMK.Sulap.Besi.Bekas.Jadi.Fixie

Mengapa Tangisan Bayi dan Auman Singa Begitu Keras


Pernahkah Anda mendengar seekor singa mengaum? Di alam liar, auman singa begitu keras dan mampu terdengar hingga lebih dari 5 kilometer! Makhluk apa pun yang mendengarnya seolah diberi peringatan, "Jika kau dengar suaraku, maka pergilah segera."

Penelitian yang dilakukan baru-baru ini mengungkap bahwa auman singa yang begitu keras tidak berkaitan dengan kapasitas paru-paru. Singa, dan juga harimau, memiliki pita suara tak biasa sehingga memungkinkan keduanya memproduksi suara keras dan berat tanpa kerja keras sistem respirasi.

Diketahui, pita suara memiliki dua membran yang bisa memproduksi suara saat otot pada kotak suara mendekatkannya. Pada banyak spesies, kecuali burung yang tak punya pita suara, dua membran tersebut melengkung. Tetapi, pada singa dan harimau, lapisan lemak membuat pita suara mendatar dan bergetar lebih mudah.

"Ini adalah instrumen yang sangat efisien. Anda tak harus membunuh diri Anda sendiri untuk membuat suara itu," kata Ingo R Titze, pakar biofisika dan kepala National Center for Voice and Speech di University of Iowa.

Untuk menguraikan fisika auman, Titze membuat model komputer pita suara berdasarkan jaringan yang diambil dari singa dan harimau yang telah di-euthanasia karena berusia tua di sebuah kebun binatang. Model memungkinkan ilmuwan melihat pengaruh embusan napas keluar dengan getaran pita suara. Hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal PLoS ONE bulan ini.

Titze menemukan bahwa lapisan lemak sangat membantu singa dan harimau memproduksi suara berat dan menggetarkan. Menurut Titze, bayi juga memiliki pita suara dengan lapisan lemak lebih tebal sehingga bersuara sangat keras ketika menangis.


Source: http://sains.kompas.com/read/2011/11/09/12250113/Mengapa.Auman.Singa.Sangat.Keras

Indonesia Pengguna FB dan Twitter Terbanyak se-Asia


FB dan Twitter seolah menjadi makanan sehari-hari untuk saat ini. Di Indonesia, nama situs jejaring sosial ini begitu tenar. Bahkan agar tidak dikatakan kurang gaul, orang akan rela membuat akun FB atau Twitter, meskipun kadang tidak pernah di update.

Saat ini Indonesia menduduki ranking pertama di Asia sebagai pengguna layanan twitter dan facebook (FB). Bayangkan saja jumlahnya 47 juta orang Indonesia menjadi penggunanya atau lebih seperempat dari jumlah 245 juta. Jadi wajar jika hampir seperempat penduduknya sibuk ber twitter dan FB. Khusus untuk Facebook, Indonesia adalah negara dengan pengguna Facebook alias fesbuker terbesar kedua di dunia, karena memiliki sekitar 35 juta akun

"Itu data yang kami dapatkan," kata Presiden Direktur PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Rinaldi Firmansyah, pada Konferensi Bali Annual Telkom International 2011 di Ayana, JimbaranN Bali, siang ini.

Namun, jumlah pelanggan juga tidak bisa menjadi ukuran industri teknologi. Menurutnya, industri teknologi itu pelayanan dan pihaknya masih terus memperkuat bisnis telekomunikasi khususnya layanan ke seluruh Indonesia.

"Kami janji tahun ini seluruh Indonesia terkoneksi dan tidak ada lagi daerah tak terjangkau televisi hingga internet," tegasnya.

Sementara itu, Business Monitor International, yang merupakan lembaga riset dunia memprediksikan pengguna internet di Indonesia akan mencapai 153 juta pada tahun 2014. Praktis, mencakup 61,2 persen dari total penduduk di negeri ini. Momentum ini akan membuat pasar industri di Indonesia akan maju secara agresif.

Menganalisa tren baru tersebut, Rahmad  Widjaja Sakti, Direktur Produk dan Marketing dari SpeedUp Tech menguraikan, “Hadirnya era digital yang semakin memudahkan dan memanjakan masyarakat, membuat kita tidak bisa hidup tanpa adanya teknologi. Tiap individu di belahan dunia semakin sibuk dengan trend dan gaya hidup ini,” ujar Rahmad pada lensaindonesia di JHCC, Jakarta Pusat, Kamis (3/11).

Sementara pengguna twitter di Indonesia sekira 4,8 juta pengguna atau keempat terbesar dunia.  Indonesia juga merupakan pengguna blog yang cukup besar, di mana hingga Oktober 2010 sudah ada 3,2 juta blogger yang mem-posting lebih dari 4,1 juta blog.


Source-1: http://tekno.kompas.com/read/2011/11/09/13390564/47.Juta.Warga.Indonesia.Pengguna.Twitter.dan.FB
Source-2: http://www.lensaindonesia.com/2011/11/03/hebat-jumlah-fesbuker-urutan-2-di-dunia-tapi-facebook-tak-punya-kantor-di-indonesia.html

Benarkah Yayasan New 7 Wonders Tidak Kredible?


Setelah diguncang pemberitaan tentang Fakta dibalik kompetisi New 7 Wonders, kini yayasan yang mengadakan pemilihan New 7 Wonders secara online tersebut dipertanyakan kredibilitasnya.

Penjelasan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Bern yang menyatakan bahwa organisasi New 7 Wonders of the World bukanlah organisasi yang kredibel menuai bantahan dari berbagai pihak. Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Swiss dan Liechtenstein, Djoko Susilo, dalam surat elektroniknya seperti dikutip Antara News, Selasa pagi, menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin berpolemik lebih lanjut.

"Akan tetapi, sebagai bagian tugas yang diemban dari negara, kami harus menginformasikan kepada publik kronologi kebangkrutan New 7 Wonders of the World AG," katanya.

Djoko dalam surelnya tertanggal 8 November 2011 memaparkan kronologi sebagai berikut:

  • New 7 Wonders of the World didaftarkan sebagai Perusahaan Terbatas (PT) atau Allgemeine Gessellschaft dengan modal 103.000 chf (sekitar Rp1 miliar) di kanton Schwyz pada tanggal 26 Juni 2000 oleh Bernard Weber dkk.
  • Tujuan perusahaan, sebagaimana tercatat di kantor register kanton ialah mempromosikan keajaiban dunia melalui dunia maya/internet.
  • Alamat perusahaan di Bahnhofstrasse No. 19, CH 8832 Wollerau (kanton Schwyz).
  • Pada tanggal 7 Oktober 2003 pengadilan setempat menyatakan PT New 7 Wonders of the World bangkrut dan pemerintah kanton Schwyz secara resmi membatalkan pendaftaran organisasi itu sebagai PT (AG) pada tanggal 5 Januari 2006.
  • Ketika dalam proses kebangkrutan ini, Bernard Weber dkk. membuat yayasan (stiftung) dengan tujuan sama dan nama yang sama, yakni New 7 Wonders of the World.
  • Yayasan New 7 Wonders of the World ini didaftarkan di kantor register kanton Zurich pada tanggal 7 April 2004. Alamat yayasan ini: c/o Heidi Weber, privat museum Heidi weber haus von le Corbusier Hochgasse 8, CH 8008 Zurich.
  • Yayasan inilah yang kemudian melakukan berbagai kegiatan yang terkait dengan New 7 Wonders of the World.

Berkaitan dengan fakta-fakta tersebut, kata Djoko, KBRI Bern tetap pada keyakinan awal bahwa organisasi ini tidak kredibel dan tidak layak dipercaya memberikan gelar ajang kompetisi internasional.


Source: http://berita.liputan6.com/read/362012/new-7-wonders-perusahaan-tidak-kredibel

Kamis, 20 Oktober 2011

10 Ribu Rupiah Membuat Anda Mengerti Cara Bersyukur





Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"

Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seolah ia ingin berkata, "Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami
tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!"

Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, "Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!"
Ironisnya meski tidak menambahkan sedekahnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan. Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang tanggal gajian, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekening dia.

Di depan ATM, Ia masukkan kartu ke dalam mesin. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncul beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.
Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Uang itu Kemudian ia lipat kecil untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.

Saat sang wanita pengemis melihat nilai uang yang diterima, betapa girangnya dia. Ia pun berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan: "Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"

Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, "Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!"
Deggg...!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.

Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. "Ada apa Pak?" Istrinya bertanya.

Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: "Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!"

Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman mengatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis. Namun Budiman kemudian melanjutkan kalimatnya:
"Bu..., aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa!
Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah.

Bu..., aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah." 

Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang kerap lalai atas segala nikmat-Mu!


Sumber Alhikmah

Senin, 10 Oktober 2011

Bola Golf ...

Seorang Professor berdiri di depan kelas Filsafat.

Saat kelas dimulai, dia mengambil toples kosong dan mengisi dgn bola2 golf.
Kemudian berkata kpd murid2nya, apakah toples sdh penuh...... ?
Mereka setuju !!!!

Kemudian dia menuangkan batu koral ke dlm toples, mengguncang dgn ringan.
Batu2 koral mengisi tempat yg kosong di antara bola2 golf.
Kemudian dia bertanya kpd murid2nya, apakah toples sdh penuh ??
Mereka setuju !!!

Selanjutnya dia menabur pasir ke dlm toples ...
Tentu saja pasir menutupi semuanya.
Profesor sekali lagi bertanya apakah toples sdh penuh..??.
Para murid berkata, "Yes"...!!

Kemudian dia menuangkan dua cangkir kopi ke dlm toples, dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir.
Para murid tertawa....

"Sekarang.. saya ingin kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu. "

"Bola2 golf adalah hal yg penting; Tuhan, keluarga, anak2, kesehatan.
"Jika yg lain hilang dan hanya tinggal mrk, maka hidupmu msh ttp penuh."

"Batu2 koral adalah hal2 lain, spt pekerjaanmu, rumah dan mobil."

"Pasir adalah hal2 yg sepele."
"Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dlm toples, maka tdk akan tersisa ruangan utk batu2 koral ataupun utk bola2 golf..

Hal yg sama akan terjadi dlm hidupmu."
"Jika kalian menghabiskan energi utk hal2 yg sepele, kalian tdk akan mempunyai ruang utk hal2 yg penting buat kalian."
"Jadi Beri perhatian utk hal2 yg penting utk kebahagiaanmu.
"Bermainlah dgn anak2mu."
"Luangkan waktu utk check-up kesehatan."
"Ajak pasanganmu utk keluar makan malam"
"Berikan perhatian terlebih dahulu kpd bola2 golf.

Hal2 yg benar2 penting. Atur prioritasmu.
Baru yg terakhir, urus pasirnya.

"Salah satu murid mengangkat tangan dan bertanya, "Kopi mewakili apa?
Profesor tersenyum, "Saya senang kamu bertanya."
"Itu utk menunjukkan kpd kalian, sekalipun hidupmu tampak sdh sgt penuh, tetap selalu tersedia tempat utk secangkir kopi bersama sahabat".

Jumat, 07 Oktober 2011

Belajar Sesuatu Dari Hilton

Mengubek2 lemari bacaan, saya tertarik membaca majalah bulanan Intisari No. 189 edisi April 1977. Ada cerita menarik ttg kerajaan Hilton. Mudah2an terinspirasi :

Conrad Nicholson Hilton, multijutawan pemilik hotel terkenal meninggal pada usia 91 tahun. Sampai terakhir di usia nya, dia masih sempat menyediakan waktu utk melayani para tetamu persis ketika dia memulai usaha penginapan pertama kali.

Salah satu rahasia sukses dari nya adalah organisasi. Hilton jeli memanfaatkan kemampuan nya dalam berorganisasi. Ia mempunyai sistem khas untuk memperluas "kerajaannya". Negara dimana hotel itu dibangun harus menyediakan tanah, membayar bangunan dan sebagian dari perlengkapannya. Hilton tinggal memberi namanya dan mengurus nya( bisa dikatakan cikal bakal franchise, wallahu alam bisawab).
Umumnya dalam kontrak dikatakan bahwa dua pertiga laba akan diserahkan kepada negara bersangkutan dan sisanya utk perusahaan Hilton.
Ketika ia meninggal pd permulaan tahun 1977, Hilton Hotels Corp. mengelola atau menguasai 185 hotel di AS dengan penghasilan $372 juta pd tahun 1977. Cabang luar negeri nya, Hilton International Corp. (HIC) telah dijual ke Trans World Airlines pada tahun 1967. HIC ini mengelola 75 hotel di 64 kota dari 45 negara.

Seni Hidup

Yang dicapai Conrad Hilton selama 91 tahun itu asyik dibaca tetapi sulit ditiru. Kita semua mengejar sukses, tetapi apa sebetulnya yang dimaksud sukses ? Sukses tidak bisa diukur dengan UANG. Terlalu banyak orang kaya gagal dan orang miskin yang tahu seni hidup hingga bisa dianggap sukses.
Seorang buruh patut dibayar, tetapi orang tidak bisa mengukur prestasi dengan rekening bank nya. Mahatma Ghandi, seorang negarawan sukses di jaman kita, waktu meninggal warisannya hanya dua mangkuk tempat nasi, sebuah sendok, dua pasang sandal, buku Bhavagad-Gita, kacamata dan jam model kuno.
Ukuran sukses seseorang bukan jumlah uang yang berhasil dihimpunnya tetapi berapa yang bisa diberikannya kepada orang lain. Hasil sesungguhnya dari sukses hidup bukan benda, tetapi kepuasan perasaan ada GUNANYA di dunia ini.

Jika ingin sukses, ada 10 kiat sukses yang harus diaduk menjadi satu adonan.
1. Temukan bakat khusus anda sendiri
2. Berpikir besar, berbuat besar dan bercita-cita besar
3. Harus jujur
4. Hiduplah dengan antusiasme
5. Jangan membiarkan anda diperintah harta
6. Jangan risau terus
7. Jangan terbelenggu pada masa lalu
8. Cobalah memandang tinggi orang lain. Jangan sesekali meremehkan orang
9. Terimalah tanggung jawab sepenuhnya utk dunia dimana anda hidup
10. Berdoalah dengan penuh kepercayaan



Sumber : Dari Bang Deded Teman Kantor